Respons Cepat Laporan 110, Polisi Padamkan Karhutla di Perumahan Adenia Ratri Residence Kubu Raya

BERITA1 Dilihat

KUBU RAYA – Respons cepat ditunjukkan personel Operasi Aman Nusa II Polres Kubu Raya setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan telepon 110 terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Perumahan Adenia Ratri Residence, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (2/9/2026).

Laporan tersebut diterima sekitar pukul 11.30 WIB. Personel Ops Aman Nusa II Pleton 1 Regu 3 kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan upaya pemadaman.

Setibanya di lokasi, api terpantau membakar lahan di sekitar Jalan Wonodadi 2, Perumahan Adenia Ratri Residence Blok J-K, Desa Arang Limbung. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare.

Petugas gabungan langsung berjibaku melakukan pemadaman agar kobaran api tidak meluas dan mendekati permukiman warga. Dua unit mesin Robin dikerahkan untuk menyuplai air, didukung 10 selang, dua nozzle dan dua selang hisap.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel Ops Aman Nusa II Pleton 1, personel BKO Brimob, personel Ditsamapta Polda Kalbar, BPBD Kabupaten Kubu Raya serta personel Satbrimob Polda Kalbar.

Dengan dukungan peralatan dan personel gabungan, petugas berupaya memutus pergerakan api sekaligus mencegah titik api kembali meluas ke area di sekitarnya.

Kehadiran petugas di lokasi juga menjadi bagian dari respons cepat terhadap laporan masyarakat. Layanan Call Center 110 menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk segera menyampaikan informasi mengenai gangguan keamanan maupun kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran meluas.

Kolaborasi antara masyarakat dan petugas menjadi kunci dalam mencegah karhutla berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Laporan yang cepat memungkinkan petugas bergerak lebih awal, sehingga api dapat segera ditangani sebelum merambat ke area yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *