Kubu Raya Siaga Karhutla, Apel Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Digelar

KEPOLISIAN7 Dilihat

KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melaksanakan Apel Siaga Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (20/1/2026), guna meningkatkan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kubu Raya.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, selaku Inspektur Apel. Turut hadir Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, Dandim 1207/Pontianak, Kolonel Inf. Robbi Firdaus, Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, KOMPOL Jon Rubi Sugianto, Wakpolres Kubu Raya, KOMPOL Andri Syahroni, Pabung Wilayah Kubu Raya Kodim 1207/Pontianak, MAYOR CZI. Budi Santoso, PJU Polres Kubu Raya, Perwakilan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio dan jajaran perangkat daerah serta relawan pemadam kebakaran swasta.

Dalam amanatnya, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kerap melanda Kubu Raya, khususnya saat musim kemarau.

“Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu daerah di Kalimantan Barat yang rawan Karhutla. Karena itu, seluruh elemen dan stakeholder harus selalu siaga dan tidak boleh lengah,” ujar Sujiwo.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data penanganan Karhutla, sejak awal tahun 2025 hingga Januari 2026 telah terdeteksi 20 titik api di wilayah Kubu Raya, dengan variasi luasan lahan yang terdampak.

Untuk mencegah meluasnya kebakaran, Pemkab Kubu Raya terus melakukan berbagai langkah antisipatif, di antaranya melalui patroli terpadu dan pemadaman langsung di lokasi kebakaran. Upaya tersebut akan terus dilakukan selama status siaga darurat kabut asap akibat Karhutla masih diberlakukan.

Bupati juga menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, relawan, serta masyarakat.

“Melalui apel ini, kami menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan agar terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang selama ini telah terbangun dengan baik,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Sujiwo meminta seluruh stakeholder untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan operasional agar dapat digunakan sewaktu-waktu saat dibutuhkan.

Apel siaga ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mencegah dan menangani Karhutla, sekaligus meminimalkan dampak lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *